Tlanakan, Pamekasan · lppm@stieba.ac.id · 0324-333556

Jurnal · Unduhan · Kontak

LPPM STIE Bakti Bangsa Laksanakan KKN Tematik VIII Tahun 2025 di Dua Desa Kabupaten Pamekasan

·

Pamekasan, Jawa Timur — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIE Bakti Bangsa melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik VIII Tahun 2025 di dua desa di Kabupaten Pamekasan, yaitu Desa Banban dan Desa Cenlecen. Kegiatan yang berlangsung pada 1–30 November 2025 ini mengusung tema “Memberdayakan UMKM dan Mendukung Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih” sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

Program KKN Tematik ini dirancang untuk mendorong keterlibatan mahasiswa dalam pembangunan ekonomi desa melalui pendampingan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pengenalan pengelolaan usaha, serta penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat. Sebanyak 24 mahasiswa diterjunkan dan dibagi ke dalam dua kelompok posko, dengan masing-masing kelompok mendapatkan pendampingan dosen pembimbing lapangan. Pelaksanaan program juga melibatkan pemerintah desa, perangkat desa, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Di Desa Banban, Kecamatan Pakong, mahasiswa melaksanakan sejumlah kegiatan yang berfokus pada pengembangan UMKM dan persiapan penguatan kelembagaan ekonomi desa. Kegiatan tersebut meliputi identifikasi potensi ekonomi lokal dan pendataan pelaku UMKM, pendampingan administrasi serta perizinan usaha, pengembangan profil usaha, peningkatan branding dan pengemasan produk, serta pengenalan strategi pemasaran digital. Mahasiswa juga berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mendukung tahapan awal persiapan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, termasuk sosialisasi dan pembahasan kebutuhan kelembagaan ekonomi desa.

Sementara itu, di Desa Cenlecen, kegiatan diarahkan pada penguatan kapasitas pelaku UMKM melalui pendataan usaha, penyusunan profil usaha, pendampingan perizinan, sosialisasi pengembangan UMKM, dan dukungan terhadap pengembangan kelembagaan ekonomi desa. Mahasiswa melakukan kunjungan langsung kepada pelaku usaha untuk mengenali potensi produk lokal sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi, terutama dalam aspek manajemen usaha, pemasaran, dan pemanfaatan peluang pengembangan usaha.

Selain berfokus pada pemberdayaan ekonomi, mahasiswa juga terlibat dalam sejumlah kegiatan sosial kemasyarakatan sesuai kebutuhan di masing-masing desa. Keterlibatan tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk membangun komunikasi dengan masyarakat, memahami kondisi sosial dan ekonomi setempat, serta mengembangkan kemampuan bekerja sama dalam mendukung kegiatan pembangunan desa.

Pelaksanaan KKN Tematik VIII Tahun 2025 di kedua desa diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pengelolaan usaha yang lebih baik, penguatan identitas produk lokal, perluasan pemasaran, serta pengembangan kelembagaan ekonomi berbasis masyarakat. Pendataan dan identifikasi potensi UMKM juga diharapkan dapat menjadi bahan awal bagi pemerintah desa dan para pemangku kepentingan dalam merencanakan program pemberdayaan ekonomi yang lebih terarah.

Melalui program ini, LPPM STIE Bakti Bangsa menegaskan komitmennya untuk mendorong pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan kebutuhan desa. KKN Tematik tidak hanya menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan akademik secara langsung, tetapi juga menjadi sarana membangun kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

LPPM STIE Bakti Bangsa
Pamekasan, Jawa Timur


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *