Tlanakan, Pamekasan · lppm@stieba.ac.id · 0324-333556

Jurnal · Unduhan · Kontak

LPPM STIE Bakti Bangsa Laksanakan KKN Tematik V Tahun 2023 untuk Mendorong Pengembangan UMKM dan BUMDesa

·

PAMEKASAN – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIE Bakti Bangsa melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik V Tahun 2023 di Desa Pangurayan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Mengusung tema “Pendampingan UMKM dan BUMDes dalam Upaya Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Desa Pangurayan”, program ini berfokus pada penguatan usaha mikro, pengembangan produk unggulan lokal, serta pendampingan kelembagaan ekonomi desa.

Kegiatan yang berlangsung pada 17 Februari hingga 17 Maret 2023 ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui program tersebut, mahasiswa terlibat langsung dalam mengidentifikasi potensi ekonomi desa dan mendampingi masyarakat dalam mengembangkan usaha yang memiliki peluang untuk meningkatkan pendapatan serta memperluas pasar.

Salah satu kegiatan utama KKN Tematik V adalah pendataan pelaku UMKM dan produk unggulan Desa Pangurayan. Pendataan ini menjadi dasar untuk mengenali potensi usaha masyarakat, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta menyusun langkah pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha. Mahasiswa juga membantu penyusunan profil usaha (company profile) dan pendampingan administrasi serta perizinan usaha agar pelaku UMKM memiliki dokumentasi usaha yang lebih baik.

Dalam upaya memperkuat daya saing produk lokal, mahasiswa turut mendorong pengembangan dan promosi berbagai produk unggulan masyarakat. Produk yang tercatat dalam laporan kegiatan antara lain getuk lindri, keripik piring, terang bulan, otok goreng, keripik tette, dan pempek. Promosi dilakukan melalui pendekatan konvensional maupun pemasaran digital, dengan harapan produk lokal semakin dikenal dan mampu menjangkau konsumen yang lebih luas.

Program ini juga merespons sejumlah kendala yang dihadapi pelaku UMKM, terutama terkait permodalan dan pemasaran. Untuk memperluas wawasan masyarakat mengenai akses pembiayaan, mahasiswa berkoordinasi dengan pemerintah desa dan menghadirkan Dinas Koperasi dalam kegiatan sosialisasi di Desa Pangurayan. Kegiatan tersebut memberikan informasi mengenai alternatif pembiayaan usaha, termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sementara itu, sosialisasi bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan membahas pengemasan serta pemasaran produk sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing UMKM.

Selain pemberdayaan UMKM, kegiatan KKN Tematik V memberikan perhatian khusus pada pendampingan pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa). Mahasiswa berkoordinasi dengan kepala desa dan melibatkan pemerintah desa dalam musyawarah untuk mendorong pembentukan kelembagaan ekonomi desa. Rangkaian kegiatan mencakup pembahasan pembentukan BUMDesa, pendampingan administrasi, serta persiapan kepengurusan. Upaya ini diarahkan untuk memperkuat peran kelembagaan desa dalam mengelola potensi ekonomi lokal secara lebih terorganisasi.

Kegiatan mahasiswa juga mencakup dukungan terhadap penataan informasi dan potensi desa, seperti penyusunan profil desa, pemasangan peta desa, pembuatan papan nama pasar, serta keterlibatan dalam kegiatan kebersihan lingkungan pasar bersama perangkat desa. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung pengenalan potensi desa dan memperkuat lingkungan yang menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

Pelaksanaan KKN Tematik V didampingi oleh Moh. Zaini, S.E., M.E., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta melibatkan koordinasi dengan pemerintah Desa Pangurayan, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Monitoring oleh dosen LPPM dan pembimbing lapangan turut menjadi bagian dari proses pelaksanaan kegiatan.

Melalui KKN Tematik V Tahun 2023, LPPM STIE Bakti Bangsa mendorong mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan akademik dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Pendampingan UMKM dan penguatan kelembagaan ekonomi desa diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pengembangan usaha lokal, peningkatan kapasitas masyarakat, serta penguatan perekonomian Desa Pangurayan secara berkelanjutan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *